Menghadapi Audiens yang Lebih Tua ? Lakukan 5 Tips Ini



Menghadapi Audiens yang Lebih Tua ? Lakukan 5 Tips Ini!



Menurut beberapa orang, latar belakang audiens seperti profesi dan alamat mempengaruhi respon audiens saat presentasi dilaksanakan.

Selain itu, usia juga mempengaruhi jalannya presentasi.



Semakin muda usia seseorang maka semakin mudah orang tersebut menerima informasi dari presentasi yang disampaikan.



Namun, ada juga yang semakin tua dan semakin banyak pengalaman, maka informasi akan semakin cepat diterima.



Nah, pada artikel kali ini kami akan membahas bagaimana cara menyampaikan informasi atau isi presentasi kepada audiens yang usianya lebih tua.





1. Sampaikan Presentasi dengan Percaya Diri



Kepercayaan diri menjadi salah satu hal utama yang harus dimiliki seorang public speaker, 

terutama ketika di hadapan audiens presentasi yang usianya sedikit atau bahkan jauh lebih tua.

Jangan merasa tegang atau takut karena tidak pantas untuk memimpin presentasi di hadapan para audiens.

Percayalah, bahwa semua orang yang menghadiri presentasi Anda berkeinginan untuk belajar dan menambah ilmu.

Begitu pula dengan Anda.

Maka disinilah kesempatan Anda untuk memberikan informasi yang belum dan ingin mereka ketahui.





2. Bersikap Tegas dengan Sopan



Anda yang memimpin jalannya presentasi.

Itu artinya Anda harus bersikap tegas agar presentasi berlangsung tepat waktu hingga akhir.

Tegas yang dimaksud bukan tegas yang membentak karena marah, 

melainkan tegas dalam menjelaskan agar pesan atau materi presentasi dapat tersampaikan dengan baik.

Namun, public speaker harus tetap bersikap sopan kepada audiens presentasi, terlebih lagi untuk audiens presentasi yang usianya lebih tua dari Anda.





3. Sabar dan Tetap Tenang Ketika Berbicara



Bersabarlah ketika memaparkan presentasi.

Sebab untuk audiens presentasi dengan usia di atas 40 tahun biasanya membutuhkan kesabaran ekstra 

ketika memberi penjelasan akan materi presentasi dapat diterima dengan baik.



Tidak perlu menggunakan emosi, cukup melempar senyum dan jelaskan kembali dengan bahasa yang lebih mudah dipahami.



Jika memang harus, 

hampiri audiens presentasi yang mengajukan pertanyaan dan jelaskan secara face-to-face untuk meminimalisir miss communications (kesalahpahaman dalam berkomunikasi).



Jangan terburu-buru saat memaparkan presentasi tetapi juga jangan terlalu lama, 

karena waktu Anda bisa habis hanya untuk satu poin dari sekian pembahasan.

Jelaskan seluruh materi presentasi dengan seksama karena memang biasanya untuk orang tua akan lebih sulit menerima pesan dan informasi yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya.

Jangan heran juga ketika beberapa audiens presentasi tiba-tiba mengajukan pertanyaan di tengah-tengah penjelasan.




4. Menyajikan Data dengan Ringkas dan Detail



Sajikan data presentasi yang singkat dan jelas.

Jangan terlalu banyak tulisan di dalam setiap slide presentasi, cukup poin atau judul yang penting saja yang dicantumkan.

Sisanya Anda bisa menjelaskannya secara lisan agar lebih mendetail.







6. Belajar Lebih Dalam

Audiens yang lebih tua biasanya menganggap enteng presenter yang lebih muda.

Dan biasanya jadi bersikap memberikan pertanyaan yang bersifat mengetes, 

atau bahkan membantah materi yang presenter nyatakan, 

karena mereka lebih merasa berpengalaman.

Untuk menanggapi itu Anda perlu belajar lebih dalam lagi dan menjelaskan materi dengan sepengetahuan Anda, 

ataupun juga boleh bertanya balik kepada audiens yang mungkin merasa paham.




Tidak sulit bukan menghadapi audiens presentasi yang usianya lebih tua?

Kurang lebih sama seperti audiens presentasi pada umumnya, 

namun pada kasus ini memang harus lebih fokus pada beberapa hal agar presentasi berjalan sesuai dengan rencana.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ^_^