Bingung Menjawab Pertanyaan Saat Presentasi? Pelajari 5 Strategi Ini

Bingung Menjawab Pertanyaan Saat Presentasi? Pelajari 5 Strategi Ini



Jika ada pertanyaan, tentu saja ada jawaban.

Begitu pun dalam presentasi.

Salah satu hal yang seringkali ditakuti ketika presentasi adalah sesi tanya jawab.

Presenter kerap kali merasa takut ketika tidak dapat menjawab pertanyaan audiens.

Maka hal tersebut akan memberikan kesan presenter kurang kompeten.





Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai cara menjawab pertanyaan audiens ketika presentasi.





Begini caranya :





1. Tanyakan Nama


Pertama, tanyakan nama audiens terlebih dahulu.

Dengan bertanya nama, itu berarti Anda membangun kedekatan sehingga audiens merasa lebih nyaman.

Contohnya ketika ada audiens yang mengangkat tangan dan mengajukan pertanyaan,

Anda dapat menjawab seperti ini terlebih dahulu.



"Baik, Bapak. Silakan memperkenalkan diri terlebih dahulu. Boleh menyebutkan nama dan asal? "

atau

"Silakan, Ibu. Boleh tau namanya terlebih dahulu dan berprofesi dalam bidang apa?"



Perhatikan detailnya, ketika Anda bertanya nama dan profesi ini berarti Anda memberi gambaran apa latar belakang audiens Anda.




2. Ulangi Pertanyaan


Ketika ada pertanyaan, tentunya Anda butuh waktu untuk memikirkan apa jawabanya.

Dengan mengulang pertanyaan, maka Anda memberi waktu pada otak Anda sendiri untuk menyusun jawaban yang paling tepat.

Mengulang pertanyaan juga berfungsi untuk menyamakan persepsi antara audiens yang bertanya dan presenter sehingga tidak ada salah persepsi.

Selain itu juga untuk memberitahukan dan memperjelas pertanyaan kepada audiens yang lain sehingga tidak terjadi pertanyaan yang sama

Seperti contoh dibawah ini :

Audiens: “Pak, dimana saya bisa download gambar yang bagus-bagus untuk slide presentasi saya?”

Presenter: “Baik Bapak Ibu semua, ada pertanyaan sangat bagus, dimana kita bisa mendownload gambar yang kualitasnya bagus beresolusi tinggi yang digunakan untuk slide presentasi? betul begitu Bapak?

Audiens: “Betul Pak.”



Perhatikan detailnya, ketika Anda mengulang pertanyaan itu berarti Anda memberi waktu otak untuk berpikir.



Ketika mengulang pertanyaan, pastikan pertanyaan didengar oleh semua audiens.

Pastikan pula saat mengulang pertanyaan, mata Anda menatap seluruh audiens tidak hanya fokus pada Audiens yang mengajukan pertanyaan.





3. Beri Tepuk Tangan


Tepuk tangan bertujuan untuk menyentuh sisi ego dalam diri audiens, ini akan membuat audiens merasa dihargai.

Contohnya :

Audiens: “Di mana saya bisa download gambar yang bagus-bagus untuk slide presentasi saya Pak?”

Anda: “Baik Bapak Ibu semua, ada pertanyaan sangat bagus, dimana kita bisa mendownload gambar yang kualitasnya bagus beresolusi tinggi yang digunakan untuk slide presentasi? Betul begitu?

Pak Budi: “Betul, Pak.”

Anda: “Tolong beri tepuk tangan untuk untuk pertanyaanya yang luar biasa.”


Ketika Anda memberikan jawaban maka ingatlah bahwa jawaban tersebut bukan hanya untuk audiens yang bertanya tetapi juga untuk seluruh audiens yang hadir.

Jadi, ketika memberi jawaban diusahakan untuk tidak hanya berfokus pada audiens yang bertanya, melainkan ditujukan kepada seluruh audiens.





4. Sampaikan Jawaban Anda dengan Baik, Rapi dan Terstruktur


Hal yang tidak kalah penting yaitu jawaban yang akan Anda berikan.

Namun, jawaban yang Anda berikan haruslah terstruktur dan tidak boleh sembarangan.

Sampaikan jawaban Anda dengan benar. 

Bahasa yang Anda gunakan juga harus disesuaikan dengan audiens agar dapat dipahami oleh semuanya..





5. Lakukan Konfirmasi


Langkah terakhir yaitu melakukan konfirmasi.

Konfirmasi yang dimaksud adalah Anda harus memastikan bahwa audiens yang bertanya mendapatkan jawaban yang ia inginkan.

Jika audiens masih belum mendapat jawaban yang diinginkan, 

Anda boleh menggunakan cara lain seperti bertanya langsung kepada audiens atau membentuk diskusi antar audiens.

Hal ini dilakukan untuk memahami apa saja yang audiens pelajari selama presentasi Anda berlangsung.

Ataupun jika Anda memang tidak mengetahui jawabannya, 

Anda dapat menjawabnya di lain waktu saat sudah mempelajari hal yang ditanyakan oleh audiens.





Permasalahanya adalah ketika Anda tidak bisa menjawab pertanyaan dari audiens, ada cara lain yang bisa Anda gunakan supaya presentasi Anda tetap berjalan dengan lancar.

Seperti dibawah ini :

a. Mengembalikan Pertanyaan kepada Audiens
Contoh :

Anda: “Bapak dan Ibu itulah tadi pertanyaan yang luar biasa, sebelum itu saya ingin bertanya apakah ada di antara Bapak Ibu yang punya pengalaman tentang hal tersebut dan ingin berbagi tips apa yang Bapak dan Ibu lakukan saat itu?”


b. Membentuk Kelompok Diskusi

Bentuk kelompok diskusi antara 3-5 orang tergantung jumlah audiens Anda, 

beri mereka waktu untuk berdiskusi. 

Setelah selesai mintalah setiap kelompok untuk mengumpulkan semua jawaban.

Tugas Anda sederhana, Anda hanya perlu membuat sebuah kesimpulan dari semua jawaban yang terkumpul.





c. Bersikap Jujur
Dalam bersikap jujur, 

Anda juga harus berhati-hati, 

supaya presentasi Anda tetap berjalan lancar. 

Jangan lupa untuk meminta waktu untuk menjawabnya.

Seperti contoh dibawah ini :

Anda: “Bapak, ini adalah pertanyaan yang bagus, tetapi saat ini Saya masih belum memiliki jawaban yang paling tepat untuk Anda. Tolong sms kan alamat e-mail Anda ke nomor 0812-xxx-xxx dan Saya usahakan minggu depan jawabanya akan Saya kirim lewat email. Bapak Ibu sekalian sekali lagi tepuk tangan untuk pertanyaan hebat ini.”





Itulah beberapa cara untuk menjawab pertanyaan audiens saat presentasi.

Selamat mencoba ^_^