Evaluasi Setelah Presentasi

Evaluasi Setelah Presentasi



Cara mengukur seberapa jauh tingkat pemahaman audiens bisa dilakukan dengan cara mengevaluasi presentasi.

Selain itu, evaluasi presentasi juga perlu dilakukan agar presenter tahu dimana letak kesalahan atau efektifitas dalam menyampaikan informasi.

Beberapa hal yang perlu dievaluasi adalah :


1. Materi Presentasi 

Materi presentasi umumnya meliputi design slide, urutan slide, kualitas konten dan lain sebagainya.



2. Cara Penyampaian

Dalam cara penyampaian materi pun ada beberapa hal seperti artikulasi suara, kepercayaan diri, dan ekspresi yang perlu dievaluasi.



3. Setting Presentasi
Selain itu, setting presentasi yaitu tempat, waktu, dan suasana juga harus diperhatikan.





Evaluasi presentasi memungkinkan Anda untuk mengetahui hal apa yang akan berhasil dan apa yang akan gagal dalam penyampaian presentasi Anda.

Sehingga Anda dapat meningkatkan presentasi di masa datang.



Lalu, bagaimana cara mengevaluasi presentasi? Kali ini kami akan membahasnya disini.

1. Mengevaluasi Bersama Rekan Kerja


Cara yang paling sering dilakukan oleh presenter adalah berdiskusi bersama rekan kerja untuk membahas sebuah presentasi yang telah dilakukan.

Anda dapat meminta pendapat secara langsung kepada rekan kerja Anda. 

Tanyakan beberapa hal seperti :

“Bagaimana presentasi kemarin, ada yang kurang?”

Setelah mereka mengutarakan pendapatnya, 

catat pendapat tersebut di kertas maupun handphone untuk berjaga jaga agar Anda tidak melupakannya.



Lalu, mintalah kritik dan saran dari rekan Anda di kantor.

Karena mereka dapat memberikan pendapat paling jujur ​​untuk Anda.

Anda juga dapat berlatih public speaking di depan rekan kerja ataupun kolega.

Agar mereka merasakan peran audiens dan tahu dimana letak kekurangan Anda.





2. Meminta Umpan Balik dari Audiens


Hampir sama seperti cara pertama, kali ini mintalah pendapat dan saran dari audiens yang mungkin tidak Anda kenal.

Anda bisa meminta pendapat melalui e-mail ataupun social media dari audiens.

Namun, cara ini hanya bisa dilakukan saat Anda mengetahui alamat e-mail maupun social media dari mereka.



Lalu, bagaimana jika Anda tidak mengetahui hal-hal tersebut?

Tenang, ada cara lain yang dapat Anda gunakan.

Caranya adalah, ucapkan terima kasih terlebih dahulu.

Setelah itu Anda dapat meminta pendapat dan masukan tentang presentasi yang telah Anda lakukan.

Dengan cara membuat formulir yang berisi 5 -10 pertanyaan mengenai presentasi tersebut.

Minta mereka untuk mengisi formulir atau kuesioner ini, lalu mengirimkannya kembali kepada Anda secara sukarela.

Katakan kepada mereka bahwa pendapat dan masukan dari mereka akan sangat berguna untuk presentasi Anda berikutnya.





3. Dokumentasikan Presentasi Anda


Selain bertanya kepada orang lain. 

Anda juga dapat mengevaluasi presentasi Anda sendiri dengan cara mendokumentasikannya.

Anda dapat merekam video presentasi Anda dengan sebuah kamera digital ataupun handphone.

Letakkan kamera di posisi audiens agar saat Anda melihat video tersebut. Anda dapat merasakan sudut pandang dari audiens.



Anda juga dapat meminta tolong kepada rekan Anda untuk menjadi kameramen.

Namun, lebih baik lagi jika Anda menyewa seorang kameramen profesional.

Setelah Anda selesai melakukan presentasi, tontonlah video yang sudah Anda rekam sebelumnya.

Perhatikan video tersebut dengan seksama agar Anda menyadari letak kekurangan dan kesalahan Anda saat menyampaikan materi.

Hal ini sering dilakukan oleh seorang pemain bulutangkis atau sepakbola yang merekam pertandingannya, 

kemudian memutar ulang pertandingan tersebut untuk mengetahui kelemahan atau kesalahannya.





Nah, beberapa hal diatas adalah cara yang dapat dilakukan untuk mengevaluasi presentasi Anda.



Semoga Bermanfaat.