Percaya Diri (3/5): Kemampuan Menikmati Ketakutan

percaya diri

TEMUKAN RESIKO TERBURUK

Kalau saya minta pada Anda untuk menemukan resiko terburuk dari berbicara didepan umum, apa yang Anda katakan?

Ditertawakan? Tidak diperhatikan? Takut salah?
Atau lainnya?

Kalau memang ada resiko itu, saya tanya lagi pada Anda

"Terus kenapa?"

Kalau Anda ditertawakan, terus kenapa?
Kalau Anda tidak diperhatikan, terus kenapa?
Kalau Anda salah, terus kenapa?

Toh Anda juga tidak mati.

Itulah yang bisa Anda lakukan setiap menemukan alasan untuuk tidak berbicara, tanyakan 'KENAPA' sampai Anda benar-benar menemukan resiko yang membahayakan nyawa Anda

Anda boleh tidak berbicara ketika resikonya mengancam keselamatan jiwa Anda..


BERDAMAI


Apakah Anda salah satu diantara orang yang merasa masih memiliki ketakutan lain?

Tidak usah khawatir, apa yang Anda takutkan adalah hal yang wajar.

Tidak hanya Anda yang merasakannya.

Tungu dulu, mari kita ingat sebuah negara

Jepang...

Ya, Jepang.. Pasti Anda pernah mendengar kabar bahwa di Jepang sangat sering sekali terjadi gempa. Benar kan?

Kalau belum pernah dengar ini, silahkan Anda browsing sekarang.

Bukan gempanya yang akan kita bahas, melainkan penduduk disana.

Apa yang mereka lakukan dengan gempa tersebut? Pindah negara? Atau berdiam diri?

Tidak!

Mereka mencoba beradaptasi dengan gempa tersebut. Mulai dengan latihan simulasi jika terjadi gempa, hingga membuat rumah yang tahan gempa.

Apa hubungannya?

Sama halnya ketika kita takut untuk berbicara di depan umum, yang kita lakukan adalah beradaptasi dengan ketakutan kita dan, mengajaknya berdamai....


MERUBAH MINDSET


Beberapa orang menghindari maju karena takut akan ditertawakan.

Tapi kita tahu bahwa komedian maju dengan harapan untuk ditertawakan.

Bedanya apa? Toh juga sama-sama bicara.

Bahkan komedian sedih apabila tidak ada yang tertawa mendengar leluconnya.

Itulah dimana kita perlu posisikan diri.

Saat takut ditertawakan, memposisikan diri kita pada posisi komedian.

Saat takut ditanya, posisikan diri sebagai narasumber yang lebih hebat dari mereka.

Dengan begini apa yang menjadi ketakutan kita akan menjadi batu yang bisa kita naiki.

Merubah pikiran kecil dapat memberikan dampak yang besar untuk penampilan Anda