Font Ideal untuk Presentasi Anti Gagal


Font yang Ideal
Digunakan dalam Presentasi





Apakah Anda pernah memasukkan PowerWord dalam sebuah slide?



PowerWord adalah sebuah penjelasan yang hanya berisi kalimat dan penjelasan tanpa poin-poin tertentu.

Menampilkan PowerWord hanya akan membuat audiens malas untuk melihat presentasi Anda.




Ingat, esensi dari slide adalah membantu presenter menyampaikan materi agar terkesan menarik.

Selain pemilihan template yang sesuai dengan tema presentasi, penggunaan font juga dapat mempengaruhi proses presentasi.



Sehingga diperlukan ketepatan dalam pemilihan font untuk presentasi, mengingat pentingnya komponen ini.



Font Ideal untuk Presentasi Anti Gagal

Bagaimana cara menilai font agar dapat dikatakan ideal untuk presentasi?



Font dikatakan ideal apabila jenis font sesuai dengan peletakannya pada suatu slide.

Setiap font mempunyai fungsi dan ketepatan peletakan masing-masing.



Berikut akan kami jelaskan jenis-jenis font serta rekomendasi peletakannya.


1. Jenis Font Sans Serif

Font jenis ini merupakan font dengan ciri-ciri tidak memiliki ekor. 

Bentuknya tegas dan sering digunakan untuk teks berukuran besar dan masih bisa dilihat meski dari kejauhan.



Beberapa contoh jenis font Sans Serif adalah:

          a. Lato


Lato adalah font yang dirancang pada Musim Panas 2010 oleh desainer Polandia. 

Dalam Bahasa Polandia, Lato berarti Musim Panas.



Font ini sangat cocok untuk Anda yang ingin terlihat profesional dan mudah beradaptasi karena didesain untuk keperluan perusahaan.





          b. Roboto

Roboto adalah font yang dirancang sepenuhnya oleh Christian Robertson.



Font ini termasuk tipis, ringan, biasa, sedang, tebal. 

Font ini memiliki karakteristik hitam dengan gaya miring yang serasi dan bukan huruf miring asli.

Selain itu, karakter yang dimiliki jenis font ini adalah light, regular dan bold.



Font ini memang cocok sebagai font judul karena menciptakan ritme baca yang bagus.





          c. Open Sans

Open Sans adalah font humanis yang dirancang oleh Steve Matteson. 

Font Ini dirilis pada 2011.
Font ini sangat cocok untuk headline dan body text 

dikarenakan sudah didesain sebagai typografi yang baik dan netral.





          d. Alata

Alata adalah jenis font yang dirancang oleh Spyros Zevelakis 

kemudian Eben Sorkin memperluas dukungan bahasa dan menyempurnakan desain pada tahun 2018.
Alata diterbitkan oleh Sorkin Type.

Alata bisa terasa monumental, serius, dan kuno, serta memiliki karakteristik aneh, dan tidak wajar.

Font ini cocok untuk penulisan header karena terlihat dinamis dan modern.





          e. Motserrat

Motserrat adalah font sans serif yang digambarkan dari peradaban kuno sesuai namanya, kota motserrat.



Diperbarui November 2017, 

font ini digambar ulang oleh Jacques Le Bailly di Baron von Fonthausen selama musim panas.

Font ini cocok digunakan untuk menuliskan sejarah atau hal hal kuno.





2. Jenis Font Serif

Font jenis ini merupakan font yang memiliki ekor. 

Font ini mudah dibaca dan sering dipakai di buku, majalah, dan tulisan-tulisan umum lainnya yang sering digunakan.

Contoh font jenis serif yang biasa digunakan adalah:



          a. Times New Roman

Times New Roman merupakan font Serif yang dipesan oleh perusahaan The Times pada tahun 1931.



Karena tingkat keterbacaan yang tinggi, 

font ini merupakan font umum yang biasa digunakan dalam penulisan yang berhubungan dengan akademik.




Misalkan dalam penulisan karya ilmiah, proposal, artikel, atau tugas akhir.




          b. Georgia

Georgia adalah jenis huruf serif yang dirancang pada tahun 1993 oleh Matthew Carter 

dan diisyaratkan oleh Tom Rickner untuk Microsoft Corporation.



Karakteristik yang dimiliki font ini adalah tampilannya yang elegan dicetak kecil akan tetapi masih bisa terbaca.

Dikarenakan bentuknya yang elegan, Georgia cocok menjadi Headline maupun body text






Beberapa font di atas bisa didapatkan di Google Font 




Pada saat Anda ingin menyusun sebuah materi presentasi, 

idealnya adalah menggunakan maksimal 2 font dalam satu presentasi.




Hal ini dimaksudkan agar masih ada repetition dalam satu presentasi tersebut.

Selain itu, agar audiens tidak merasa pusing karena terlalu banyak font.


Bagaimana dengan font custom?

Font custom juga bisa menjadi pilihan alternatif jika  ingin presentasi anda semakin menarik. 

Tapi ingat, carilah sebuah font yang cocok untuk tema slide presentasi Anda.





Itulah beberapa hal yang bisa kami sampaikan mengenai font.



Semoga bermanfaat ^_^